Sunday, April 28, 2013

BERBURU MAKAN

Alhamdulillah... Kenyang... :) biasanya gitu reaksi pertama setelah menikmati sejuta rasa makanan. Hal inilah yang membuat program diet menjadi amburadul. Pokoknya santap aja..hehehe..
Pict : 1. Raminten
         2. Nikkou Ramen
         3. RM. Sendangayu
         4. Foodcourt Uny
dan ke-4 tempat makan tadi punya makanan unggulan. tapi ga salah buat nyobain semua mua nya... dijamin perut kenyang dompet ga terkuras banyak, soalnya termasuk harga terjangkau (mahasiswa) :)

kemana lagi ya... otak saatnya berputar mencari tempat-tempat keren dan makanan nikmat untuk diburu..

Thursday, April 25, 2013

Mutiara Pasir

    Tadi pagi waktu menghadiri pengajian guru-guru se kecamatan, dan ini memang baru pertama kalinya gabung. walau merasa sedikit asing tapi asal senyum aja pasti ga ketauan kalo lagi baru og. hehe.. malah ketemu sama guru-guru lama waktu di Tk , Sd. lupa siapa yang memberi tausiah tadi, yang jelas beliau merupakan orang penting di dalam pendidikan di kab.Klaten. materinya ringan, santai tapi berbobot. tidak membosankan dan justru menambah semangat bagi kami para guru. ada hal-hal penting yang dapat disimpulkan dari materi pengajian tadi pagi. 
1. Menjadi guru itu jangan dilihat dari berapa gaji nya, tetapi pengorbanan nya dalam membantu membentuk karakter anak.
2. Delalu menjadi pembelajar seumur hidup. be long life learness
3. Dan yang membuat lebih menarik dan semangat adalah filosofi tentang pasir nyasar kedalam kerang yang menjadi mutiara. 
       Pada poin ke 3 inilah semangat greget dalam hati menjadi terdongkrak. Kerang setiap membuka cangkang untuk mendapatkan makanan selalu berusaha agar tidak ada benda asing yang masuk ke cangkang. namun karena lautan itu banyak mengandung pasir , maka sebutir pasir akan menjadi masalah bagi cangkang. sebab pasir akan dapat dengan bebas masuk kedalam  cangkang, kedatangan sebutir pasir tadi dapat menimbulkan sakit bagi tubuh kerang mutiara yang lembut. kalau kita bisa mendengar mungkin kerang mutiara itu akan menangis menahan gesekan gesekan dari sang pasair. tetapi kerang tadi tetap sabar sabar sabar dan sabar hingga kesabaran itu membuahkan hasil yaitu sistem ketahanan tubuh yang unik. setiap ada pasir yang masuk ke dalam cangkang, kerang mutiara akan mengeluarkan cairan untuk membungkus pasir tersebut hingga mengeras dan berbentuk seperti bola kecil. nah, bola kecil inilah yang dikenal dengan MUTIARA. pasir yang awalnya keras dan menyakitkan tubuh kerang kini telah memiliki permukaan yang halus bahkan menjadikan hiasan bagi orang-orang kaya. 
     Dari kisah pasir nyasar ke cangkang inilah ada hal yang dapat di ambil hikmahnya tidak perlu menjadi orang lain agar dipandang lebih baik, cukup tinggal dalam kehidupan kita yang sebenarnya dan menikmati setiap proses kehidupan yang ada. suatu saat akan kita akan menjadi orang yang berharga bagi orang lain. :) Subhanalloh 

Wednesday, February 6, 2013

my story

Alhamdulillah... :D
Kesan pertama yang terucap untuk segala pencapaian hingga detik ini. Kalau diingat-ingat dulu masih dibuat kucel binti sibuk dengan rutinitas kampus dan skripsi. tapi kini, dunia sudah berubah..begitu juga dengan kesibukan yang justru lebih padat merayap. Masih ingat kata salah seorang dosen kalau "Kamu akan merasakan sensasi yang luar biasa setelah kerja" ya..memang benar.. banyak teori yang meleset dan yang berjalan ya kenyataan. kadang memang teori tidak selamanya tepat sasaran. butuh suatu strategi jitu untuk mencapai suatu keberhasilan dan harapan sesuai yang diharapkan didalam sebuah teori. 
tahun 2013 akhirnya menjadi awal yang baik. menjadikan sebuah pijakan yang kokoh. mengabdi pada salah satu instansi pendidikan untuk membantu mencerdaskan anak-anak adalah salah satu impianku. dan memang, niat awal harus dimantapkan. bukan uang yang dicari tetapi adalah sebuah pengabdian :D belajar belajar dan belajar.. disini memulai dunia yang baru. beradaptasi dan interaksi dengan dunia baru. semoga :D

Friday, January 4, 2013

Kena Deh…! (true story)


Hari Jumat disaat adzan berkumandang memanggil para kaum Adam untuk segera bergegas menuju panggilan kewajiban menunaikan Ibadah sholat jumat. Saya duduk santai didepan rumah, sambil membaca surat kabar edisi hari ini. Dari tempat duduk saya, terlihat seorang bapak mungkin sudah berusia sekitar 80 tahun. Saya pun sering memanggilnya dengan sebutan “Mbah”. Si Mbah tersebut sedang asyik memetik buah rambutan miliknya. Tampak juga seorang anaknya yang sering saya panggil “om” sudah rapid an bergegas menuju masjid. Namun si Mbah tadi masih tetap enjoy memetik rambutan tanpa mempedulikan panggilan adzan yang sudah berlalu beberapa menit yang lalu. Kemudian, muncullah Rara, gadis 5 tahun yangs ekarang sekolah di plygroup dan sering diajarkan pendidikan agama oleh kedua orangtuanya merupakan anak dari si Om tadi, jadi Rara adalah cucu si Mbah pemetik rambutan. Rara berlari keluar rumah dengan lucunya dan menghampiri si Mabah.
“Lhoh..Mbah og ga ikut Ayah sih” sambil menunjuk kea rah Ayahnya yang sudah berjalan menuju masjid.
“apa rara?” tanya si Mbah pura-pura tidak mendengar
“Mbah ini..og ga ikut ayah ke masjid!!! Kan uda adzan dari tadi!!!” jawab Rara lebih keras. Bahkan saya pun yang duduk diseberang jalan bisa mendengar suara nyaringnya Rara dengan jelas.
Saya memang sengaja tidak memalingkan muka saya kearah mereka. Takut si Mbah malu.. pura-pura fokus membaca surat kabar tetapi telinga saya tetap standby terhadap pembicaraan tetangga depan rumah.
“Uhmmm..lha ini Mbah lagi metik rambutan buat kamu nanti pulang..” alibi si Mbah
“Kan,,bisa nanti metiknya abis sholat mbah..” Jawab Rara ngeyel
“Mbah ..sudah tua, gak kuat kalo harus jalan ke masjid”
“kan bisa naik motor, atau Ayah bisa boncengin mbah..”
….. si Mbah pun diam, dan pura-pura tidak menggubris celotehan polos si Rara..
“ow,, iya Mbah.. Kata Ayah dan Ibu, walau capek, kudu tetep sholat lho!, kalau enggak nanti kepala Mbah diganti kepalanya shaun the sheep…hiiiiiii” ucap Rara berkultum J
“……” si Mbah tetep aja staycool no comment, dan asyik memetik rambutan..
Tiba-tiba…
“aduhhhhhh” rambutan segrombol jatuh tepat disasaran..pas di kepala si Mbah.. dan yang paling lucunya lagi, rambutan tadi penuh dengan semut hitam.
Rara yang melihat kejadian itu, bukannya langsung menolong tapi dengan santainya bilang “tuuuuhhh kan,,Mbah kena teguran Alloh..makanya jangan ngeyel” nasehat Rara
Saya pun yang dari tadi masih duduk disinggasana saya hanya bisa tersenyum dan nahan ketawa,. Dalam hati saya
“ya Ampun, anak 5 tahun aja uda tahu soal dosa, ini si Mbah uda bau tanah juga belum paham soal dosa… di tegur sama cucu sendiri apa ga turun pangkat tuh..hihihi”
Pelajaran penting hari ini.. kalau uda konsisten dengan salah satu kepercayaan yang kita yakini, sebaiknya ditaati. Jangan hanya KTP doang… sebelum kena teguran dari Alloh mending memperbaiki segera mungkin. (Segera sholat sebelum disholatkan) J

Saturday, December 8, 2012

Perlukah Fogging ?


          Fogging atau dikenal dengan pengasapan merupakan salah satu tindakan yang sering dilakukan oleh Dinas Kesehatan sebagai salah satu tindakan pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Lalu,  bagaimana dengan penggunaan fogging? Sejauh ini, Daerah yang dilakukan pengasapan hanya aman dari gigitan nyamuk kurang dari 4 hari. Walaupun selama kurun waktu 4 hari itu kita aman dari kehadiran nyamuk, sebenarnya ada bahaya lainnya yang mengancam yaitu bahan fogging itu sendiri. Bahan yang digunakan adalah air, mitan atau solar atau oli, bahkan di tambah insektisida. Solar mengandung senyawa belerang yang dapat membahayakan kesehatan. Bentuk  kabut asap dapat dibuat dengan cara melakukan proses pembakaran yang tidak sempurna dari bahan-bahan tadi. Hasil yang dominan dari proses ini adalah gas karbon monoksida (CO). Nah, gas CO ini sendiri apabila terhisap ke dalam paru-paru akan ikut peredaran darah dan akan menghalangi masuknya oksigen yang akan dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini dapat terjadi karena gas CO bersifat racun metabolisme, yakni ikut bereaksi dengan darah. Sedangkan insektisidanya pun, jelas membahayakan kesehatan tubuh kita. Baik kepada orang yang melakukan pengasapan maupun orang-orang yang terpapar asap.
Kita tidak hanya langsung tinggal diam saja dan santai-santai setelah dilakukan tindakan fogging. Agar tetap terhindar dari penyakit seperti BDB sebaiknya pola hidup sehat selalu digalakkan. Mungkin akan sangat berarti jika seluruh lapisan masyarakat ikut serta dalam kesadaran diri menjaga lingkungan tempat tinggal masing-masing. Banyak cara yang dapat dilakukan dengan mudah dan aman, misalnya membuang sampah pada tempatnya, mengubur barang-barang bekas seperti kaleng, botol kaca minuman. Rutin menguras tempat penampungan air, membiasakan untuk selalu membuka jendela pada pagi hari agar rumah etrkena sinar matahari, mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bernutrisi.
Melalui pola hidup sehat yang mudah dan aman ini dapat membantu memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat agar tidak mudah rentan terhadap berbagai penyakit dalam musim pancaroba. :)


Friday, December 7, 2012

sahabat=selamanya

       Rasanya seperti baru kenal kemarin, ehhh tidak tahunya sudah 4 tahun kita bersama. Dipertemukan secara tidak sengaja dalam sebuah forum kegiatan Maba di kampus. Pernah dengar pepatah "Jodoh yang baik akan bertemu ditempat yang baik pula" mungkin ini berlaku bagi kita. Kita bukan sebuah Geng ataupun klub. hanya saja kita sering bareng, terutama untuk urusan kampus lho ya.. mungkin karena punya kehebohan yang sama makanya kita tetap akur. alhamdulillah selama ini jarang terjadi konflik besar yang membuat perpecahan diantara kita. senanggggggg sekali rasanya kalau kebersamaan ini tetap terjalin walau kita sudah terpisah jarak dan waktu.  Kalau ingat-ingat masa lalu ketika jaman kuliah, pasti selalu senyum-senyum lucu. Jadi kangen :*.. [T.T] Kangen candaan kalian, kangen berburu makanan baru, kangen wajah kalian... semuanya deh.. seakan ingin bernostalgia kembali kekampus.. 
        Kita itu unik, walaupun sudah lama bersahabat, tetap saja tidak ada Jam malam buat maen ataupun kluyuran. hehe.. kita kan anak rumahan. jadi ya kalau pergi pas pagi atau siang aja.. keunikan lainnya adalah rumah kita berada di 4 arah mata angin. Utara, Timur, Barat, dan Selatan. Tidak terkotak hanya di satu sudut saja. Sama-sama penghuni lokal, satu daerah. dan sampai sekarang juga tetap di daerah itu. hehe
       Walau kini sudah disibukkan dengan rutinitas masing-masing, tetap bersyukur masih bisa komunikasi. Benar-benar sangat berterimakasih dengan yang namanya handphone, internet, pulsa. hahaha.. 
Kapan ya bisa bertemu kalian lagi... :D 





cc : Ratna, Manna, Maya and me (nugrahini)