29 maret 2012
Disaat banyak orang dari berbagai kalangan berdemo menyalurkan aspirasi sebagai bentuk penolakan dari rencana kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) aku pun tak kalah sibuk. namun bukan ikut dalam sebuah aksi tersebut, melainkan berjuang untuk massa depan yang lebih indah :). Tepatnya aku berada disebuah sekolah menengah pertama di kawasan daerah tempat tinggalku. Di SMP itulah aku belajar menjadi seorang tenaga pendidik yang dapat menerapkan berbagai metode, pendekatan, strategi dan apalah itu namanya dengan tujuan yang sama yaitu membantu siswa dalam meningkatkan kualitas belajar agar diperoleh hasil belajar yang lebih baik. selain itu bisa dijadikan sebagai alternatif cara yang digunakan guru dalam membimbing siswanya belajar.
Ini adalah hari pertamaku dalam berhadapan dengan siswa dalam rangka menerapkan salah satu pendekatan yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. sungguh di luar dugaan !. dari yang semalam begadang memahami setiap materi dan menyiapkan mental agar tidak grogi, bahkan detak jantung berasa kencang sekali.. dag..dig..dug... namun kegelisahan kecemasan dan kegundah gulanaan hati ku terbuang seketika saat pagi harinya masuk kelas. suasana berubah menjadi biasa saja. tidak ada rasa deg-deg-an bahkan keringat dingin. semua berjalan begitu saja. serasa sedang bercanda, ngobrol dengan teman. alhamdullilah... respon anak-anaknya cukup bagus. mungkin karena ini hari pertama ku, jadi siswa masih sedikit susah dikendalikan. maklum saja lah kelas VII massa bermain nya masih tinggi. aku maklumi saja.
Waktu terus berjalan, suasana kelas sudah semakin aku kuasai. siswa sudah bisa mengikuti alur ngajarku. dan ternyata siswa-siswa ku suka dengan sebuah hal yang baru. Praktikum ! ya..itu merupakan hal yang baru bagi mereka. melakukan observasi langsung di sungai dekat sekolah, mengambil sampel air, mengamati keadaannya, mencatat ciri-cirinya,, sungguh siswa sangat antusias. sesekali mereka bercanda, namun ku anggap wajar.
hanya saja, disaat aku lontarkan sebuah pertanyaan, mereka cenderung diam. Nah, ini dia yang menjadi masalah. diam itu paham atau tidak paham atau ga tau harus tanya apa..Masalah yang benar-benar harus dipecahkan!. mungkin saat didalam kelas, mereka masih sedikit takut dalam mengungkapkan. Namun saat perjalanan menuju sungai, aku sudah mendapatkan jawabannya. mereka bilang kalau diam itu belum tau mau tanya apa. hehehehe... oke deh, aku coba untuk memahami kalian..:D
tetapi harapan besarku pada mereka adalah mereka bisa bekerjasama dengan baik. mereka mendapat ilmu dan pengetahuan dari materi yang aku sampaikan. sementara aku mendapatkan data aktivitas yang aku amati dari perilaku siswa selama mengikuti pembelajaranku. Ini baru hari pertama. masih banyak hari-hari berikutnya untuk bertatap muka dengan siswa ku. semoga saja semakin hari hasilnya semakin baik. mereka bisa lebih dewasa dan memposisikan dirinya sebagai seorang siswa yang ramah, baik, terampil dan aktif.
bersambung.....^^
No comments:
Post a Comment