Thursday, June 16, 2011

SELEKSI ALAM

1. Tujuan :
• menyelidiki tanaman yang lebih cepat pertumbuhannya
• menyelidiki factor-faktor yang menyebabkan seleksi alam

2. Alat dan Bahan :
a. Biji kacang hijau 60 butir
b. Nampan plastic 2 buah
c. Tanah
d. Air
3. Dasar teori
Seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori bahwa makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah. Yang tertinggal hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Dan sesama makhluk hidup akan saling bersaing untuk mempertahankan hidupnya, sedangkan pengertian seleksi alam secara umu merupakan Seleksi alam adalah pemilihan makhluk hidup yang dilakukan oleh alam yang terjadi secara alamiah, sehingga makhluk hidup yang sesuai dengan alam lingkungan akan terus hidup dan makhluk hidup yang tidak sesuai akan mati dan lama kelamaan menjadi punah.
Bukti-bukti secara tidak langsung yang mendukung bahwa seleksi alam ini ada antara lain sebagai berikut.
1. Organisme memproduksi keturunannya lebih banyak dari pada yang bertahan hidup.
2. Ditemukan adanya variasi di antara individu-individu di dalam satu jenis.
3. Beberapa variasi dari anggota populasi berhasil bertahan dan menghasilkan keturunan lebih baik dari pada yang lainnya.
4. Dengan berjalannya waktu, individu-individu anak yang memiliki variasi yang menguntungkan, akan mendukung pertumbuhan populasi.
Contoh seleksi alam pada hewan adalah Kelinci berbulu putih pada saat musim dingin/ salju akan lebih banyak populasinya daripada kelinci yang memiliki bulu cokelat/ selain putih, karena mereka lebih mudah bertahan dari lingkungan sekitar dan ancaman dari pemangsa/ pemburu, seperti ular daripada kelinci cokelat. Sebaliknya, saat musim kemarau/ panas kelinci cokelat akan lebih banyak populasinya, karena bisa lebih bertahan dilingkungan dan ancaman binatang pemangsa/ pemburu daripada kelinci berbulu putih.
4. Cara kerja
a. Menyiapkan nampan dua buah yang telah terisi oleh tanah.
b. Pada nampan A di isi oleh 10 biji kacang hijau dan nampan B di isi sebanyak 50 kacang hijau.
c. Kedua nampan di taruh di dekat jendela yang mendapatkan cahaya cukup.
d. Menyirami kedua nampan secara rutin.
e. Mengamati hasil percobaan selama 15 hari, nampan manakah yang lebih cepat tumbuh.
5. Data pengamatan
Nampan Hari 1 Hari 2 Hari 15
Nampan A - 4 biji tumbuh 8 biji tumbuh
Nampan B - 17 biji tumbuh 27 biji tumbuh
Ket : biji pertama yang tumbuh pada kedua nampan di hari kedua.
6. Pembahasan
Percobaan Seleksi Alam dilakukan selama 15 hari. Percobaan dimulai dengan memilih biji kacang hijau yang baik, dengan cara merendam biji kacang hijau kedalam air, biji yang baik adalah biji yang tenggelam sedangkan biji yang jelek adalah biji yang terapung. Setelah memilih biji kacang hijau yang baik, menyiapkan dua nampan, nampan A berisi 50 biji kacang hijau dan nampan B berisi 10 biji kacang hijau. Penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi hari dan sama rata. Setelah 15 hari dilakukan pengamatan terhadap kedua nampan ( nampan A dan nampan B ) dan diperoleh hasil sebagai berikut :
Nampan A Nampan B
Biji yang tumbuh : 8 biji
Biji yang mati : 2 biji Biji yang tumbuh : 27 biji
Biji yang mati : 23 biji
Biji yang tumbuh pertama kali terjadi secara bersamaan, yaitu kedua nampan baik nampan A dan nampan B pada hari kedua percobaan.
Hal ini di pengaruhi oleh beberapa factor seleksi alam, yaitu antara lain :
a. Makanan
Makanan menjadi salah satu factor yang penting, karena salah satu ciri makhluk hidup adalah makan. Dengan sumber makan inilah makhluk hidup dapat bertahan hidup. Bila jumlah sumber makan dan populasi tidak sama akan mengakibatkan populasi mengalami kepunahan. Ini terlihat dalam percobaan seleksi alam ini, nampan yang berisi kacang hijau 10 biji yang mati hanya 2 biji sedangkan nampan B yang 50 biji, biji yang tumbuh sebanyak 27 biji dan biji mati adalah 23 biji.
b. Cahaya matahari
Faktor matahari berhubungan dengan penyeleksian tumbuhan tingkat tinggi yang berklorofil. Karena tumbuhan menggunakan cahaya matahari untuk pembentukan makanan. Tumbuhan yang hidup ditempat yang kurang mendapatkan sinar matahari tidak akan bertahan lama karena mati, sedangkan tumbuhan yang hidup ditempat yang intensitas cahaya mataharinya cukup maka akan terjaga kehidupan populasinya. Hal ini terjadi pada percobaan seleksi alam, karena kedua nampan baik nampan A dan nampan B secara bersamaan biji pertama kali tumbuh.
c. Lingkungan
Nampan A yang jumlah populasi biji kacang hijau lebih sedikit dari nampan B akan mendapatkan ruang yang lebih luas, sehingga pertumbuhan biji kacang hijau dapat lebih baik disbanding nampan B. hal ini terbukti pada jumlah biji yang tumbuh pada hari ke 15, nampan A biji yang tumbuh sebanyak 8 biji sedangkan di nampan B berjumlah 27 biji. Perbandingan yang sangat berbeda.








7. Lampiran
Foto percobaan Seleksi Alam

gambar : biji kacang hijau

No comments: